Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 April 2013

Boy & GirL: 1000 Burung Kertas

1000 BURUNG KERTAS



"Dear all friend, Please give your time to read this story, thanks..
Let`s the story begin~~~~~"


Sewaktu Boy dan Girl baru pacaran, Boy melipat 1000 burung kertas buat Girl, menggantungkannya di dlm kamar Girl. Boy mengatakan, 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya.

Waktu itu, Girl & Boy setiap detik selalu merasakan betapa indahnya cinta mereka berdua....

Tetapi pd suatu saat, Girl mulai menjauhi Boy. Girl memutuskan utk menikah & pergi ke Perancis, Paris tempat yg dia impikan di dalam mimpinya berkali-kali itu!!

Sewaktu Girl mau putusin Boy, Girl bilang sama Boy, kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yg dewasa.....
Menikah bagi cewek adalah kehidupan kedua kalinya!!
Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik.
Kamu terlalu miskin, sungguh aku tak berani membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah menikah...!!

Setelah Girl pergi ke Perancis, Boy bekerja keras.
Dia pernah menjual koran, menjadi karyawan sementara bisnis kecil.
Setiap pekerjaan dikerjakan dengan sangat baik & tekun.

Sudah lewat beberapa tahun.
Karena pertolongan teman & kerja kerasnya, akhirnya Boy mempunyai sebuah perusahaan.
Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Girl.
Dia masih tak dapat melupakan Girl.

Pada suatu hari, waktu itu hujan.
Dari mobilnya Boy melihat sepasang orangtua berjalan sangat pelan di depan.
Dia mengenali mereka karena mereka adalah orang tuanya Girl.

Dia ingin mereka melihat kalau sekarang dia tak hanya mempunyai mobil pribadi, tapi juga mempunyai Vila & perusahaan sendiri, ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yg miskin lagi. Boy sekarang adalah seorang Bos.

Boy mengendarai mobilnya sangat pelan sambil mengikuti sepasang orang tua tersebut.

Hujan terus turun, tanpa henti.
Walaupun kedua org tua itu memakai payung, tapi badan mereka tetap basah karena hujan.

Sewaktu mereka sampai di tempat tujuan, Boy tercegang oleh apa yg ada didepan matanya, itu adalah tempat pemakaman.
Dia melihat di atas papan nisan, Girl tersenyum sangat manis terhadapnya.

Di samping makamnya yang kecil, tergantung burung-burung kertas yg dibuatkan Boy.
Dalam hujan burung2 kertas itu terlihat begitu hidup..

Org tua Girl memberitahu Boy, Girl tidak pergi ke Paris.
Girl terserang kanker.
Girl pergi ke surga.
Girl ingin Boy menjadi orang, mempunyai keluarga yg harmonis, maka dengan terpaksa Girl berbuat demikian terhadap Boy dulu.
Girl bilang dia sangat mengerti Boy.
Girl percaya kalau Boy pasti akan berhasil!!

Girl mengatakan, kalau pada suatu hari Boy akan datang ke makamnya & berharap Boy membawakan beberapa burung kertas lagi buatnya.
Boy langsung berlutut, berlutut di depan makam Girl.
Menangis dengan begitu sedihnya.
Hujan pada hari itu terasa tak akan berhenti, membasahi sekujur tubuh Boy.
Boy teringat senyum manis Girl yg begitu manis & polos.
Mengingat semua itu, hati Boy mulai meneteskan darah.

Sewaktu Orang tua Girl keluar dari pemakaman, mereka melihat kalau Boy sudah membukakan pintu mobil untuk mereka.
Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.

------------------------------------------------------------------
"Hatiku tidak pernah menyesal, Semuanya hanya untukmu!!
1000 burung kertas, 1000 ketulusan hatiku, beterbangan di dalam angin, menginginkan bintang yg lebat bersebaran di langit, melewati sungai perak.
Apakah aku bisa bertemu denganmu?
Tak takut berapapun jauhnya, hanya ingin sekarang langsung berlari ke sampingmu.
Masa lalu seperti asap, hilang & takkan kembali..
Menambah kerinduan di hatiku.
Bagaimanapun dicari, jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah.."
(lirik langsung ditranslate dari bhs Mandarin)

Boy & GirL 1: Persahabatan dan Cinta

PERSAHABATAN DAN CINTA



Boy dan Girl sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.

Girl: "Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku."

Boy: "Kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. Cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang."
(keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Girl: "Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?"
Boy: "Eh? permainan apaan?"
Girl: "Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?"
Boy: "Baiklah.... lagian aku juga g ada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan."

Girl: "Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya... semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?"
Boy: "Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus"

Girl: "OK dech.... Yuk kita pergi sekarang. ntar pulang nonton kita ke karaoke ya... ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru."
Boy : "Boleh juga..."
(mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Boy mengantarkan Girl pulang malam harinya)

Hari ke 2:Boy dan Girl menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Boy membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Girl.

Hari ke 3:
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Boy.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7:
Bermain bowling dengan teman-teman Boy. Tangan Girl terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Boy memijit-mijit tangan Girl dengan lembut.

Hari ke 25:
Boy mengajak Girl makan malam di Ancol Bay . Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Girl memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41:
Boy berulang tahun. Girl membuatkan kue ulang tahun untuk Boy. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Boy terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.

Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan mengunjungi stand permainan. Boy menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Girl, dan Girl membelikan sebuah pulpen untuk Boy.

Hari ke 72:
Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China.. Girl penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan "HARGAI WAKTU BERSAMANYA MULAI SEKARANG", kemudian peramal itu meneteskan air mata.

Hari ke 84:
Boy mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99:
Boy memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.
15:20 pm
Girl: "Aku haus.. Istirahat dulu yuk sebentar."
Boy: "Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?"
Girl: "Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya"
Boy mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.

15:30 pm
Boy sudah menunggu selama 10 menit and Girl belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.
Boy : "Ada apa pak?"
Orang asing: "Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu"
Boy segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang,tergeletak tubuh Girl bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Boy segera melarikan mobilnya membawa Girl ke rumah sakit
terdekat. Boy duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.

23:53 pm
Dokter: "Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya."
Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Boy dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Girl. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai.
Boy duduk disamping pembaringan Girl dan menggenggam tangan Girl dengan erat. Untuk pertama kali dalam hidupnya Boy merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya.
Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Girl untuknya.

Dear Boy...
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu. Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku. Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku. Boy, aku sangat sayang padamu.

23:58
Boy: "Girl, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.. Girl, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari!
Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu, Girl. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian! Girl, Aku sayang kamu...!"

Jam dinding berdentang 12 kali.... jantung Girl berhenti berdetak. Hari itu adalah hari ke 100...
Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat. Pacarmu? temanmu? smua org yang kamu sayang..
Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi.

Dear Friends ,
Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?
Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?
Tahukah anda kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah : AKU CINTA KAMU, MAAF dan TOLONG AKU
Tahukah anda kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?
Tahukah anda bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung? Tapi tahukah anda bahwa hal tsb akan lebih bernil ai saat anda mengatakannya dihadapan orang tsb?
Tahukah anda kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda tsb pasti dikabulkan?
Tahukah anda bahwa anda bisa mewujudkan impian anda, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, dan jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda lakukan.


SYUKURI SEMUA YG KITA MILIKI,
JAGALAH DENGAN SEPENUH HATI APA YANG KAMU MILIKI,
BERIKAN, BAGIKAN N UCAPKAN APA YANG INGIN KAU SAMPAIKAN SAAT INI, JANGAN SAMPAI ADA PENYESALAN KETIKA DIA TELAH DI AMBIL DARIMU .....

Hidup adalah Anugrah: Kisah Gadis Buta

HIDUP ADALAH ANUGERAH



Sahabat blogger...

"Jumpa lagi nih,,,
Nih ada sebuah tulisan kecil yg sarat refleksi bagi kita. Mari kita renungkan bersama ya...!!!!!"



Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia. Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?" Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya. Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya."


Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah . Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.


Hidup adalah anugerah

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar - Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu - Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu - Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu - Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu - Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai - Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggald i jalanan.

Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh - Ingatlah akan seseorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama. Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu - Ingatlah akan para pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain - Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan. Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu - Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan adadi dunia ini. Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu.


NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!


GB Us.... ☺☺☺

Cerita: Jangan membawa-bawa nama Orang Lain...

CINTA……JANGAN MEMBAWA-BAWA NAMA ORANG LAIN.





Suatu sore Rima memergoki Rio kekasihnya berjalan dengan seorang Gadis cantik. Si gadis cantik itu merangkul lengan Rio sambil berjalan manja di samping Rio. Jantung Rima berdegub-degab tak beratur. Panas darahnya mulai meninggi. Gadis siapa tak sakit rasa n tertusuk jantung menyaksikan kemesraan orang yang dikasihinya. Cemburu. Bukan itu saja. Pengkhianatan. Ya..., Rio berkhianat.Rima ingin hati mendamprat Rio dan gadis itu di depan umum. Tapi ditahannya emosi yg terasa sudah di ujung bibirnya.

Besok paginya, Rima bergegas ke rumah Rio, hendak meminta kejelasan status si gadis yg menyebalkan hatinya itu. Mereka berdua sepakat menyelesaikan masalah tersebut di tempat yang sering mereka datangi untuk berdua mesra. Ya di tengah sungai. Mereka menyewa sebuah perahu kecil dan mendayungnya ke tengah laut, dlm suasana tak nyaman, tegang dan tak bersahabat.

Setelah di tengah sungai, Rima terus memuntahkan pertanyaan dan tuduhan yang menyakitkan di telinga dan hati Rio.
"Huuhh...kekasih macam apa kamu. Tega-2nya bohongi aku. Katanya sibuk, ternyata bermesraan dengan gadis sialan itu...." umpat Rima tak henti.
Rio bersusaha tenang dan balik bertanya, "Say..., km koq marahnya kenapa?"
"Dasar laki2 munafik..., pura2 tak tahu. Kemaren sore kamu jalan sama gadis sialan sapa yg mesra banget gandengan sama kamu...?" nada kasar penuh sinis.

"Oooo...itu ya, si Mira... hahaaa....itu sepupuku, anak tanteku yg baru datang dari Jakarta... Namanya Ririn. Ma'lum, orangnya manja ama semua sodaranya, termasuk aku..., sayang" jelas Rio dengan ramah dan pingin tertawa lihat sikap kekasihnya.
"Bohooonggg kamu...Bohoonnnggg..­.!" Teriak Rima melengking tinggi hingga gema suaranya memantul dari balik rimbunnya pepohonan di sepanjang sungai.

Rio berusaha menenangkan dan meyakinkan Rima, namun nampaknya si-sia.
“Aku gak bohong, Say. Sungguh ! Aku bener-bener mencintaimu lebih dari siapapun. Ririn itu sepupuku. Pliiiissss….Say, percaya aku.” Pinta Rio lembut.
Tapi Rima tetap ngotot.
“Kamu pembohong…. Kamu laki-laki seperti Singa dan berhati buaya.’teriaknya kuat sampai makhluk di dalam airpun terkejut dan berlari menghindar.

Tapiiii…. tiba-tiba muncullah seekor buaya besar di samping perahu mereka, dan berkata dengan suara nyaring yang menakutkan :
“Heiii…. Kalau berkelahi, jangan bawa-bawa nama orang lain ya….!”
Keduanya terdiam ketakutan, tak bersuara. Sunyi. Buaya itupun pergi meninggalkan mereka.

____________________­____________________

Catatan Cinta :

1. Kalo cinta jangan teriak-teriak spt orang kesurupan. Malu dong dilihat orang ! Mungkin anda merasa puas karena telah membom-bardir kekasih anda rudal dan mortar penghancur dari laras mulut anda atau dari magazine hati anda. Tapiiiii…., setelah itu, apa yang anda peroleh…..? Apa kata orang….? Apa kata dunia….? Apa kata Tuhan tentang anda dan cinta anda…???

Hikhikhikzzzz…Sakit memang jika dikhianati. Tapi jangan lupa martabat diri anda di tengah-tengah orang lain. Biarlah cintamu tak bernoda oleh ketidak-setiaan kekasihmu. Berat yaaaa……?!? Iya… Amat sangat berattttt…...!!

2. Kalo cinta dan hormati cinta….confirm dululah dengan tenang, ditanya baik-2…. Siapa tau, anda telah bentak-2, teriak-teriak, marah-marah, umpat-cacian-makian,­ sumpah-serapah, eeee….. ternyata buat dosa sendiri…., karena gak bener tuduhanmu. Si dia ternyata jujur, gak bohong, bener-bener itu sepupuhnya, gak ada sedikitpun pikiran tuk “bercinta-bermesraan­” sebagaimana yang sudah ada dalam hati dan pikiranmu, dan tinggal saja anda mengungkapkannnya…, dan sekarang anda mengekspresikannya. (Hmmm….., sult juga ya untuk dimengerti).
Jika dia jujur, dan tidak berbuat demikian…., anda telah menuduhnya. Wajar…? Gak ! Dosa ! Anda telah memfitnahnya. Pantaskah….? Gak ! Dosaaaaa……. !!!
MAAF : “CINTA MESTINYA MEMBUAT ANDA TIDAK BERDOSA….!!!”

3. Masalahmu….itu masalahmu dan bicaralah hanya tentang masalahmu, tentang anda dan tentang siapa yang dengannya anda bermasalah. HATI-HATI…. Dengan melibatkan orang lain, tepatnya sangkutpautkan orang lain yang tidak ada hubungannnya dengan problemmu….ANDA MENGUNDANG BAHAYA TERJADI atas DIRIMU SENDIRI.
HATI-HATI pula dengan KECEMBURUAN-mu dan KETAKPERCAYAAN anda.
CINTA : MENUNTUT PENGENDALIAN DIRI : rasa dan pikiran, perkataan dan sikap.

4. Teriak-teriak dan umpatan-umpatanmu…. MENGUSIK KETENANGAN orang di sekitarmu, dan memberikan pengaruh yang negative. Orang lain berhak mendapatkan ketenagan hidup. Lihatlah, makhluk di dasar airpun berlarian ketakutan. Raja Sungai pun terbangun dari tidur dan menegur anda. Kalau bertengkar dengan suamu/isterimu, masuklah ke dalam kamar, biar gak dilihat anak-anak. Jika enggak, KAMU SENDIRI TELAH MENJADI BATU SANDUNGAN BAGI ANAK-ANAKMu untuk mengenal cinta, pengampunan, damai dan hidup yang sesungguhnya.

5. CINTA….Oh CINTA…. Di manakah kelembutanmu ? Ke manakah Maafmu ? Tercecer di manakah rasa hormatmu ? Dibuang ke manakah Harga dirimu ? Mengapa cinta, toh, bisa saling menelanjangi ? Ah, kau bukan dirimu lagi, Sayang….!

6. Tuhan….”AJARILAH KAMI BAHASA DAN SIKAP CINTA YANG BENAR”.
--------------------­--------------------­--------------

Anak Tikus,, mau seperti Kelelawar... ^^

Anak Tikus ...... "Mau Seperti Kelelawar ...."



Hujan selama seminggu membuat binatang-binatang melata berlindung dalam sarangnya masing-masing di bawah tanah. Induk dan anak tikus pun demikian. Seminggu setelah hujan berhenti, anak tikus mengajak induknya ke permukaan tanah, untuk menghirup udara segar dan sekalian jalan-jalan setelah seminggu mengurung diri dalam tanah. Induk tikus setuju dan mereka keluar dari sarangnya.

Sepanjang jalan, anak tikus tak henti-hentinya melihat ke kiri dan kanan seolah menikmati dan mengagumi kadaan di permukaan tanah. Ia berjalan, berlari, berlompatan riang. Ia bersuara seolah bersiul dan bernyanyi.... cckckckcckkc....cukc­uckcukkk.....ksiksik­sikskiskkk....dst dst. Riangnya bukan main. Maklum seminggu mengurung diri di lubang kecil dan gelap, sempit dan lembab

Sampailah induk dan anak tikus tersebut di bawah sebuah pohon beringin yang besar, tinggi dan lebat daunnya. Ketika mengangkat mukannya, anak tikus melihat beberapa ekor kelelawar yang sedang bergantungan. Sebentar ia melihat ke atas, kelelawar-kelelawar tersebut, sebentar-sebentar ia melihat dirinya dan wajah induknya.

Ada sesuatu yang membuatnya heran dan bertanya pada induknya,
"Ma ma..., yang bergantungan di atas sana, makhluk apa ?" tanyanya sambil terus memperhatikan kelelawar-kelelawar tersebut.
"Oooo...., itu namanya kelelawar" jawab induknya sambil mencari tempat empuk untuk istirahat. Anak tikus bertanya lagi :
"Ma...., Wajah kelelawar-kelawar itu seperti wajah kita...heheee..., kenapa mereka koq mirip dengan kita?" tanya anak tikus heran.
"Karena meraka dan kita berasal dari pencipta yang sama, sayang..." jawab induk tikus.
"Oooo, gitu ya ma. Tapiiii...., ma..., mereka mirip dengan kita dan kita dari pencipta yang sama, koq, mereka tinggalnya di atas, bisa bergantung dan terbang, kenapa kita tidak bisa ?" tanya anak tikus sambil mendekat ke arah batang pohon.

Induk tikus agak repot juga untuk menjawab pertanyaan anaknya. Husss..., anakku ini aneh-aneh aja pertanyaannya. Seumur-umurku belum ada pertanyan seperti ini untuk aku.

Kesal juga, tapi dia pun menjawab anaknya :
"Sayang...., kita memang mirip dan dari asal yang sama. Tapiiii, mereka dulu ikut Angkatan Udara, sedangkan kita Angkatan Darat. Makanya mereka bisa bergantungan dan terbang. sedangkan kita hanya bisa berjalan dan berlari." jawab induk seolah berusaha gak salah, agar gak dianggap bodok oleh anaknya.

"Ckckckckkk...hebat ya mereka. Ma, aku pingin jadi seperti mereka, ikut Angkatan Udara." seru anak tikus sambil berlari memanja pohon beringin itu.

Induk tikus sangat kaget dan berlari mengikuti anaknya sambil berteriak-teriak
memanggil ananya untuk turun dari pohon.
Sayang...turun sayang..., jangan ikuti mereka... Berbahaya. Nanti kamu jatuh dan mati...ksiksisksiksi­kk..." teriak induknya dengan penuh ketakutan.

Namun anak tikus tak menggubris panggilan dan larangan induknya. Ia terus naik dan berjalan perlahan menuju dahan ranting pohon. Hanya satu keinginannya, menjadi seperti kelelawar, bergantung dan berayun di ranting pohon, dan bisa terbang. Induknya terus berteriak mengingatkan dan melarang anaknya, karena pasti jatuh dan mati, dan karena memang tidak akan sama seperti kelelawar itu.

"Nak...turun naaakkk...., dengarkan mama...., turun nak, turuunnnn....., nanti kamu jatuh dan mati.... Ayo turuuunnnnn.....hiks­ hiks hiks hiks hiks hikkkkkkssss..."indu­k tikus menangis.

Anak tikus terus menuju ranting yang paling ujung dan ketika angin bertiup, ranting itu bergoyang, jatulah anak tikus itu....."Boooommmmm.­..... ppppppzzz....!" Laluuuu..... Mati.

Betapa sedih dan berdukanya induk tikus. Ia menangis dan berterik histeriz atas kematian anaknya. Berhari-hari ia mengurung diri, tak mau makan dan tak mau minum. Ia hanya menangis dan menangis. Badannya semakin kurus dan lemah. Seminggu kemudian, ia pun mati menyusul anaknya.


-----------------------------------------------------------------------------­--------------------­-----------------

Saya mengajak kita semua. SILAHKAN MEMBACA dengan SEKSAMA Ceritera di atas.... MENCARI "PESAN" ceritera yang hendak disampaikan lewat ceritera tsb.... MERENUNGKANnya....,d­an kemudian MENSHARINGKAN atau MENYAMPAIKAN "Pesan dan Makna" ceritera yang anda temukan.

GBU all ☺☺☺
-------------------------------­--------------------­--------------------­-----

Sumber: OINOS (Anggur Baru)

Ujian mendatangkan Berkat: Kisah Seekor Kupu-kupu

UJIAN MENDATANGKAN BERKAT



Seorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu.
Suatu hari ada lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati dalam beberapa jam kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.
Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.

Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya yang mungkin akan berkembang dalam waktu. Semuanya tak pernah terjadi. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.

Dia tidak pernah bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat, dan perjuangan yg dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu masuk ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.


-------------------------------------------------------------------
Renungan :
Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita.
Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita.
Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu.
Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.


Saya memohon kekuatan dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon kebijakan dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon kemakmuran dan Tuhan memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja.
Saya memohon keteguhan hati dan Tuhan memberi saya bahaya untuk diatasi.
Saya memohon cinta dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Saya memohon kemurahan/­kebaikan hati dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.


Mari belajar memahami kebaikan yang Tuhan selalu sediakan kepada kita.
Semoga...!!!

Katak & Dua Burung Elang

KATAK
&
DUA BURUNG ELANG


Suatu ketika dua ekor burung Elang bercakap-cakap mengenai perpindahan tempat tinggal mereka ke suatu tempat yang jauh.

Kemudian datang seekor Katak menyela pembicaraan mereka dan meminta mereka membawanya pergi bersama mereka.

Kedua burung Elang tadi setuju asalkan si Katak mencari cara agar mereka bisa membawanya terbang.

Si Katak pun membuat tali dari jemari dan meminta burung Elang yang satu mengigit ujung tali yang satu, dan Elang yang lain menggigit ujung yang lainnya lagi, sementara si Katak sendiri mengigit bagian tengahnya.

Dengan cara itu kedua burung Elang terbang sambil membawa si Katak dengan tali. Beberapa petani di bawah memperhatikan pemandangan aneh tersebut.

Mereka mengagumi alat perjalanan tersebut dan bertanya-tanya siapa yang dengan cerdik menemukan ide itu.

Si Katak yang tersanjung membuka mulutnya dan berkata “Itu aku!” . karena berbicara, maka si Katak pun terlepas dari tali yang digigitnya. Dia kehilangan pegangan, terhempas ke bumi dan tubuhnya hancur berkeping-keping.


Pesan dari Cerita ini:
Jagalah mulut kita agar tidak membanggakan diri kita sendiri. Jagalah mulut kita agar tidak menjelek-jelekan atau menggosipkan orang lain. Jagalah mulut kita agar tidak cenderung mengkritik sana sini. Jagalah mulut kita sebab kalau kita tidak menjaganya, kita bisa jatuh terhempas ke bumi dan hancur berkeping-keping.